Tips Mencari Proyek Pertama Bagi Freelancer Pemula

Wahyu Wibowo | Indonesian Creative Academy Space, Coworking, Tips dan Trik

Freelancer baru di Upwork biasanya kesulitan untuk mendapatkan proyek pertama. Apalagi kalau freelancer tersebut belum berpengalaman atau dengan kata lain belum mempunyai portfolio yang bisa ditunjukkan kepada calon klien.

Harus diakui bahwa calon klien biasanya lebih tertarik untuk mempercayakan proyeknya kepada freelancer yang sudah berpengalaman. Atau setidak-tidaknya freelancer tersebut pernah mengerjakan proyek yang mirip dengan proyek yang diposting oleh calon klien.

Kalau seperti itu masalahnya lalu apa langkah yang harus dilakukan agar segera mendapat proyek pertama?

Pada artikel ini saya akan membagikan empat tips yang bisa Anda coba agar segera “pecah telur” di Upwork alias dapat pekerjaan.

Buat Profil Yang Menarik

Kalau profil freelancer Anda tidak menarik dan tidak meyakinkan mana mungkin calon klien akan percaya kepada Anda, begitulah prinsipnya. Jadi sebelum mencari proyek di Upwork, Anda perlu mendandani profil Anda semenarik mungkin.

Mendandani di sini bukan berarti harus diwarnai atau dikasih gambar segala macam.

Maksudnya adalah profil tersebut harus bisa menjelaskan kelebihan-kelebihan yang Anda miliki, khususnya yang berkaitan dengan pekerjaan yang ditawarkan oleh calon klien. Semua keahlian yang Anda kuasai harus disebutkan di situ termasuk berapa lama Anda berkecimpung di bidang tersebut.

Kalau punya pengalaman yang relevan Anda wajib untuk menuliskannya juga. Mengapa demikian? Karena pengalaman kerja merupakan nilai plus yang sangat menarik bagi calon klien.

Ikuti Tes Sebanyak Mungkin

Sebagai freelancer pemula, Anda belum mempunyai feedback dari klien sebelumnya, jadi wajar kalau calon klien tidak akan mudah percaya begitu saja dengan keahlian Anda.

Untuk menunjukkan kalau Anda benar-benar kompeten maka Anda perlu mengikuti tes sebanyak-banyaknya. Tapi jangan asal ikut tes. Kalau hasil tesnya jelek ya sama saja, mending nggak usah ditampilkan di profil. Bukannya membantu tapi justru malah akan bikin malu Anda sendiri.

Minimal Anda harus mendapat predikat 20% terbaik untuk setiap tes yang Anda ikuti. Berat sekali ya? Iya, memang berat. Tapi tidak ada pilihan lain. Kalau ingin segera dapat pekerjaan di Upwork mau nggak mau Anda harus berusaha untuk mendapat hasil yang bagus. Syukur-syukur kalau mendapat peringkat 1 sehingga bisa dipamerkan kepada calon klien.

Mulai Dengan Proyek Kecil Dulu

Sebagai freelancer pemula Anda jangan terburu-buru untuk mencari proyek dengan budget besar. Mulai dengan proyek-proyek kecil dahulu yang bisa diselesaikan secara cepat. Targetnya adalah dapat proyek pertama dan mencari feedback yang bagus dari klien.

Sebagai gambaran, untuk pekerjaan dengan tipe Hourly di Upwork tarif minimalnya adalah 3 dolar perjam. Kalau untuk fixed-price project sepertinya tidak ada ketentuan yang mengatur hal tersebut.

Nantinya kalau sudah berpengalaman secara bertahap Anda bisa meningkatkan tarif Anda dan mencari proyek-proyek yang lebih besar.

Berikan Garansi

Berhubung masih pemula dan belum mempunyai portfolio yang bisa ditunjukkan kepada calon klien maka Anda harus menggunakan strategi untuk memenangkan persaingan. Salah satunya dengan memberikan garansi kepada calon klien, misalnya klien tidak perlu bayar kalau hasilnya tidak memuaskan, tidak ada batasan revisi, satu hari selesai dan sebagainya.

Oke, sementara itu dulu tipsnya.

Silakan Anda coba dan kalau berhasil jangan lupa sharing pengalaman Anda di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *